Dikesempatan kali ini, kami nak kongsikan satu huraian tentang menangani proses kelahiran ternakan kambing. Kami memilih untuk membincangkan tajuk ini kerana cukup banyak perbincangan tentang perkara ini. Mudah-mudahan dengan membaca artikel ini, pembaca dapat sedikit pengetahuan bagaimana menangani proses kelahiran anak kambing.
A. Tanda-tanda kambing akan melahirkan.
Setelah kandungan berusia kurang lebih 5
bulan, induk kambing biasanya menunjukkan tanda-tanda melahirkan anaknya. Tanda umum adalah sebagai berikut:
· -Ternak gelisah, sering menggark-garukan kaki depan ke lantai
kandang/tanah sambil mengembik-ngembik
· -Vagina berlendir dan memerah disertai dengan mencekungnya pinggul atas.
· -Sering memperhatikan bahagian belakangnya sambil mengembik.
· -
Proses kelahiran biasanya dilakukan dalam posisi induk terbaring.
B. Proses Kelahiran
Setelah tanda-tanda tersebut diatas,
biasanya segera akan terjadi proses kelahiran anak. Jumlah anak yang dilahirkan biasanya adalah dua ekor, namun ada juga terjadi 3/4 ekor per kelahiran. Proses awal kelahiran adalah keluarnya ketuban dari vagina induk. Biasanya berbentuk bulat seperti bola berisi air, tak berapa kemudian gelembung keluar akan pecah dan maka lahirlah anak kambing. Ada posisi anak kambing normal, keluar dengan sendirinya tanpa memerlukan bantuan penternak. Kelahiran-kelahiran dari perut induk adalah seperti berikut:
Penjelasan gambar diatas memperlihatkan
posisi anak pada kelahiran normal biasanya 2 kaki depan keluar dahulu diikuti
bahagian kepala dan yang lain hingga keluar sempurna. Selain itu posisi keluar
yang didahului oleh 2 kaki belakang masih dikategorikan sebagai posisi normal.
Selang kelahiran antara anak satu dengan yang lainnya biasanya dalam hitungan satu minit hingga setengah jam.
Namun demikian, sering juga induk
mengalami kesulitan kelahiran akibat dari posisi atau kedudukan anak yang
tidak normal di dalam kandungan. Pada keadaan seperti ini mutlak diperlukan
bantuan manusia (penternak), hal ini untuk memudahkan kelahiran dan
menghindarkan terjadinya kegagalan kelahiran akibat induk kehabisan tenaga dan
cairan hingga menyebabkan kematian bagi induk dan anaknya.
Gambar posisi kelahiran tidak normal adalah sebagai berikut:
Gambar posisi kelahiran tidak normal adalah sebagai berikut:
C. Cara menangani persalinan untuk
posisi tidak normal pada kambing
Pastikan tangan anda bersih dan kuku anda
pendek, potong kuku jika panjang kemudian lanjutkan dengan mencuci tangan
dengan menggunakan sabun.
Ada beberapa posisi tidak
normal pada saat anak kambing akan lahir seperti ada pada gambar diatas,
masing-masing posisi memerlukan bantuan menanganinya yang berbeza. Memang pada
awalnya agak sulit, namun pelan tapi pasti saya yakin pembaca sekalian
mampu mempraktikkannya. Saya berikan contoh penangani pada posisi kelahiran
satu kaki depan normal namun satu kaki lainnya posisinya tertekuk.
Pada posisi ini masukan tangan anda pada organ kelahiran induk, jangan risau tangan anda akan boleh masuk kerana tekstur organ kelahiran tersebut sangat elastik. Upayakan meraih kaki yang tertekuk dengan menggunakan jari telunjuk dengan memposisikan kepala anak kambing berada diantara jari telunjuk dan jari tengah. Jika sulit, sedikit dorong bahagian kepala kembali ke dalam secara perlahan hingga tangan anda mampu meraih kaki yang tertekuk tersebut. Setelah itu posisikan kedua kaki depan sejajar (seperti posisi normal) dan tarik keluar secara perlahan mengikuti dorongan sang induk. Perhatikan, jangan menarik paksa tanpa mengikuti irama dorongan dari induk!! Lebih mudahya bisa anda lihat melalui ilustrasi gambar dibawah ini:-
Pada posisi ini masukan tangan anda pada organ kelahiran induk, jangan risau tangan anda akan boleh masuk kerana tekstur organ kelahiran tersebut sangat elastik. Upayakan meraih kaki yang tertekuk dengan menggunakan jari telunjuk dengan memposisikan kepala anak kambing berada diantara jari telunjuk dan jari tengah. Jika sulit, sedikit dorong bahagian kepala kembali ke dalam secara perlahan hingga tangan anda mampu meraih kaki yang tertekuk tersebut. Setelah itu posisikan kedua kaki depan sejajar (seperti posisi normal) dan tarik keluar secara perlahan mengikuti dorongan sang induk. Perhatikan, jangan menarik paksa tanpa mengikuti irama dorongan dari induk!! Lebih mudahya bisa anda lihat melalui ilustrasi gambar dibawah ini:-
Semoga perkongsian kali ini bermanfaat buat semua.
No comments:
Post a Comment